UNWAHAS – Universitas Wahid Hasyim menyelenggarakan kuliah umum bersama Direktur United States Agency for International Development (USAID) Indonesia pada Senin (12/9) siang, Kegiatan yang dilaksanakan secara Hybrid tersebut berlangsung di Ruang Rapat lt. 6 Gedung Dekanat Universitas Wahid Hasyim dan dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Wahid Hasyim Prof. Dr. H. Mudzakkir Ali, MA, Wakil Rektor IV Universitas Wahid Hasyim, Kepala Bagian Kantor Urusan Internasional dan Kerjasama (KUIK) Universitas Wahid Hasyim, Civitas Academica Universitas Wahid Hasyim, Direktur USAID Indonesia, serta Mahasiswa yang bergabung baik secara luring maupun daring melalui Zoom Metting.
Acara dibuka langsung oleh Rektor Universitas Wahid Hasyim Prof. Dr. H Mudzakkir Ali,MA. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa USAID adalah salah satu mitra yang membantu dalam peningkatan mutu Universitas Wahid Hasyim melalui program penyaluran beasiswa LPDP bagi Dosen, Mahasiswa dan Alumni Universitas Wahid Hasyim. “USAID adalah salah satu mitra baik kita, USAID dikenal karena perannya dalam bidang pendidikan, perekonomian hingga bantuan kesehatan. maka dari itu saya harap para mahasiswa sekalian dapat mengikuti kuliah umum ini dengan sebaik-baiknya agar dapat memberikan ilmu serta kemanfaatan bagi kita semua”, ungkapnya.
Kuliah umum dengan tema Vital Role of Education to Young People mengangkat isu tentang pentingnya pendidikan bagi kaum muda. Mengingat pentingnya peran generasi muda bagi kemajuan suatu bangsa di masa sekarang maupun di masa yang akan datang. Generasi yang berkualitas ditentukan dari sistem pendidikan yang berkualitas, yang berarti pendidikan adalah investasi jangka panjang yang berharga bagi suatu bangsa. Karena dimulai dari bangku pendidikanlah maju mundurnya suatu bangsa ditentukan.
Sejalan dengan presentasi yang disampaikan Direktur USAID Indonesia Jeffery Cohen yang menjadi narasumber pada kuliah umum kali ini. “pendidikan yang baik seharusnya mampu memberikan jawaban atas keingintahuan kita, dan memberikan perspektif baru yang akan kita gunakan untuk menghadapi masalah-masalah dan tantangan di masa depan. Pendidikan juga dapat meningkatkan kedewasaan kita dalam memahami suatu kebudayaan yang lain, sehingga kita dapat saling mengerti akan perbedaan dan saling memberikan kontribusi kepada masyarakat”, ujarnya.
Salah satu mahasiswa baru mengungkapkan sangat bersemangat untuk mengikuti kuliah umum kali ini. Menurutnya, sudah saatnya kita untuk melek pendidikan, belajar tentang apapun, dimanapun dan kapanpun. Karena hal tersebutlah yang akan membentuk kita menjadi pribadi yang siap untuk menghadapi tantangan dunia di masa yang akan datang. Kata Syifa, seorang perwakilan mahasiswa baru dari fakultas Farmasi. (ARL)