Berita
Universitas Wahid Hasyim

post thumbail
29 Agustus 2020

    PROGRAM PROFESI APOTEKER PRIORITASKAN ALUMNI FARMASI UNWAHAS

    Untuk membangun Fakultas Farmasi dan Kedokteran diperlukan perjuangan keras dan bahkan penandatanganan pakta integritas saat pendiriannya. Oleh karenanya, Unwahas terus berupaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan bidang kesehatan ini. Selama ini peminat kedua program studi kesehatan ini terbukti sangat tinggi.

    Di tengah kompetisi perguruan tinggi saat ini, Fakultas Farmasi Unwahas telah sangat mapan dan diperhitungkan. Saat ini ada sekitar 200-an perguruan tinggi yang memiliki Program Studi Farmasi namun hanya 45 yang memiliki Profesi Apoteker termasuk Unwahas. Oleh karenanya alumni farmasi Unwahas diprioritaskan dengan indeks prestasi baik diprioritaskan masuk di Program Profesi Apoteker. Bahkan Yayasan Wahid Hasyim Semarang selaku Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi tegas menginstruksikan hal tersebut kepada rektorat, dekanat, dan program studi.

    Bahkan ke depan secara otomatis lulusan S-1 Farmasi akan diarahkan melanjutkan ke Program Profesi Apoteker. Nama program tersebut adalah Program Studi Kependidikan Farmasi yang merupakan gabungan S-1 Farmasi dan Profesi Apoteker.

    Hal tersebut disampaikan Ketua Yayasan Prof. Dr. K.H. Noor Achmad MA dalam sambutan wisuda Unwahas XXXII pada sambutan wisuda sesi terakhir pada Jumat, 28-8-2020 di Kampus II Unwahas Nongkosawit Gunungpati yang kini diisi Fakultas Kedokteran dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Acara yang diselenggarakan dengan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat itu juga dihadiri Pembina Yayasan Wahid Hasyim Semarang Drs. KH Ali Mufiz, MPA. Wisuda diselenggarakan sejak Senin-Jumat (24-28 Agustus 2020) secara bertahap masing-masing sesi diikuti 50 wisudawan. Kegiatan terselenggara dengan izin dan pengawasan Satgas Covid-19 melalui protokol kesehatan yang ketat.

    Terkait fakultas kedokteran, pada periode ini mewisuda lulusan pertamanya. Karenanya pihak yayasan, rektorat, dekanat, hingga mahasiswa dan orang tua sangat bersyukur dan berbahagia. Selanjutnya mereka melanjutkan di Program Profesi Dokter Unwahas.

    Rektor Prof. Dr. Mahmutarom SH MH didampingi Wakil Rektor I Assoc.Prof. Dr.H. Helmy Purwanto ST MT, dan Wakil Rektor III Assoc.Prof.Dr.H. Andi Purwono, SIP MSi menginformasikan bahwa program penerimaan mahasiswa baru kini memasuki gelombang III. Meski pandemi Covid, antusias calon mahasiswa mendaftar di Kampus Aswaja Muda Mendunia tetap tinggi. Bahkan tahun ini mahasiswa baru Unwahas yang diterima melalui beasiswa KIP-Kuliah mencapai 250 lebih. Selain itu mahasiswa semester 3,5, dan 7 menerima bantuan biaya kuliah (UKT Kemendikbud melalui Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi/ LLDikti VI) sebanyak 357.

    Ketua Panitia Wisuda, Atiq Amjadallah SE MSi mengatakan bahwa dalam rangkaian wisuda, hadir pula Wakil Rektor II Drs. H. Zain Yusuf MM, Direktur Pascasarjana Prof.Dr. K.H. Mudzakkir Ali MA, Dekan Fakultas Farmasi Agnes Budiarti, SF, MSc., Dekan Fakultas Kedokteran dr. Sudaryanto, MPd.Ked., serta para dekan dan 21 Ketua Program Studi di Lingkungan Unwahas.

PROGRAM PROFESI APOTEKER PRIORITASKAN ALUMNI FARMASI UNWAHAS
logo-kampus-merdeka