HARDIKNAS, Fakultas Agama Islam Juara Umum PORSEMA dan Mengapa Harus Tanggal Lahir ?

Selasa (2-05-2017),
Universitas Wahid Hasyim Semarang melaksanakan upacara Hari Pendidikan Nasional
(Hardiknas) di lapangan Kampus 1, yang mana dihadiri oleh Wakil Rektor,
Direktur Pascasarjana, Dekan Fakultas, Kepala Biro, Wakil Dekan, Kajur/ Kaprodi
Fakultas, Kepala UPT, Ketua LP2M, Kepala Bagian, Kepala Sub Bagian, Dosen dan
staff kantor, pengurus organisasi mahasiswa, serta mahasiswa penerima beasiswa.

Rangkaian acara
Upacara Hadiknas di Universitas Wahid Hasyim kali ini Rektor Unwahas juga
memberikan Piagam Penghargaan Kepada Mahasiswa Berprestasi tingkat Jawa Tengah
serta memberika apresiasi dan penghargaan kepada Fakultas Agama Islam atas
diraihnya Juara Umum pada PORSEMA Kopertais X Jawa Tengah.

Yang berbeda dalam upacara
tahun ini, adalah Rektor baru Unwahas yaitu Bapak Prof. Dr. H. Muhtarom HR.
SH., MH. Beliau menyampaikan dalam pidato dan menghimbau kepada para dosen,
karyawan serta mahasiswa. Diantaranya adalah bahwa Hardiknas merupakan hari
lahir sang Bapak Pendidikan Indonesia yaitu  Soewardi
Soerjaningrat yang kita kenal Ki Hajar Dewantoro, beliau adalah pendiri
Perguruan Taman Siswa, suatu lembaga pendidikan yang memberikan kesempatan bagi
rakyat jelata agar dapat memperoleh hak atas pendidikan seperti halnya Para 
Priyayi maupun orang-orang Belanda
(bangsawan Belanda).

Mengapa
harus tanggal lahirnya yang kita rayakan sebagai Hardiknas? Jawabannya adalah,
karena seperti halnya Nabi Muhammad SAW, yaitu seseorang yang mengabdikan
dirinya demi menyebarkan ajaran agama Islam dari Allah SWT. Yang mana hal
tersebut setiap tahunnya kita rayakan hari lahir Nabi yang dinamakan Maulid
Nabi yang jatuh pada tanggal tanggal 
12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriyah. Maka dari itu, kelahiran Ki Hajar
Dewantoro yang kita peringati sebagai hardiknas merupakan hal yang wajib kita
kenang dan syukuri atas apa yang telah ia perjuangkan demi kelangsungan
pendidikan warga negara Indonesia.

Dan
Bapak Rektor juga mengingatkan kita untuk tetap bangga menjadi bagian dari
Unwahas, apalagi dalam waktu dekat ini yaitu tanggal 8 Agustus depan kampus
tercinta kita akan berulang tahun yang ke-17. Mengingat usia Unwahas yang
semakin dewasa, kita bersama sebagai saudara seharusnya berjuang untuk
mengharumkan nama kampus kita. Seperti yang dilakukan Rektor sebelumnya kita
yaitu Bapak Dr. Noor Ahmad MA. dan Bapak Dr. Mudzakir Ali MA., yang perjuangan
dan pengorbanan beliau sangat luar biasa untuk Unwahas dalam beberapa tahun
ini. Dan kita patut mencontohnya dan berusaha melakukan upaya terbaik untuk
meningkatkan kualitas Unwahasa sebagai Lembaga Pendidikan Islam yang
berkarakter terbaik di Jawa bahkan di Indonesia. (R-ik)

 

Bagikan:
Translate »