Yogyakarta, 10–11 Februari 2026 — Forum Komunikasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (FORKOM LPPM) Perguruan Tinggi se-Jawa Tengah melaksanakan kegiatan benchmarking kelembagaan ke sejumlah perguruan tinggi terkemuka di Yogyakarta, yakni LPPM Universitas Ahmad Dahlan (UAD), LPPM Universitas Sanata Dharma (USD), dan Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Gadjah Mada (UGM).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Selasa–Rabu (10–11 Februari 2026) ini diikuti oleh 131 dosen perwakilan dari 74 perguruan tinggi di wilayah Jawa Tengah. Agenda benchmarking ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat jejaring kolaborasi, peningkatan mutu tata kelola LPPM, serta penguatan peran tridarma perguruan tinggi, khususnya pada bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Delegasi LPPM Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) dipimpin langsung oleh Ketua LPPM Unwahas, Dr. Agus Riyanto, S.IP., M.Si., didampingi jajaran pimpinan bidang, yaitu Dr. Indah Hartati, S.T., M.T. selaku Sekretaris LPPM Unwahas, Apt. Ayu Sabrina, S.Farm., M.Farm. selaku Kepala Bidang Penelitian dan Hilirisasi, M. Fatchurrohman, S.HI., M.E. selaku Kepala Bidang Pengabdian kepada Masyarakat dan Pusat Pengembangan Pasar Modal, serta Linda Indiarti Putri, S.Pd.I., M.Pd. selaku Kepala Bidang Publikasi Jurnal dan Kekayaan Intelektual.
Pada hari pertama, rombongan FORKOM LPPM Jawa Tengah melakukan kunjungan ke LPPM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan LPPM Universitas Sanata Dharma (USD). Dalam kunjungan tersebut, para peserta mendapatkan pemaparan komprehensif terkait strategi pengelolaan penelitian dan pengabdian, sistem penjaminan mutu internal LPPM, penguatan hilirisasi riset, tata kelola jurnal ilmiah, hingga pengembangan kekayaan intelektual dan inovasi berbasis riset.
Sementara itu, pada hari kedua, agenda benchmarking dilanjutkan dengan kunjungan ke Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Gadjah Mada (UGM). Dalam sesi ini, peserta mendapatkan gambaran praktik terbaik (best practices) pengelolaan riset unggulan, integrasi penelitian dengan kebijakan nasional, penguatan kolaborasi lintas disiplin, serta strategi internasionalisasi riset dan pengabdian.
Ketua LPPM Unwahas, Dr. Agus Riyanto, S.IP., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan benchmarking ini memiliki nilai strategis dalam mendorong transformasi kelembagaan LPPM agar semakin adaptif, inovatif, dan berdaya saing. “Benchmarking ini bukan sekadar kunjungan, tetapi menjadi ruang pembelajaran kolektif untuk mengadopsi praktik-praktik unggul yang relevan dan kontekstual bagi pengembangan LPPM di Jawa Tengah,” ujarnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan penuh antusias dan diskusi konstruktif. Rombongan FORKOM LPPM Jawa Tengah disambut secara langsung oleh jajaran pimpinan dan pengelola LPPM dari UAD, USD, dan UGM, yang menunjukkan kuatnya semangat kolaborasi antarperguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas riset dan pengabdian kepada masyarakat di Indonesia.
Melalui agenda benchmarking ini, diharapkan terbangun sinergi berkelanjutan antar-LPPM, peningkatan kualitas tata kelola kelembagaan, serta lahirnya program kolaboratif yang berdampak nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat.