Berita
Universitas Wahid Hasyim

Berita
Universitas Wahid Hasyim

Berita
Universitas Wahid Hasyim

Islam Toleran jadi Rujukan Perdamaian Dunia
23 Oktober 2019

Islam Toleran jadi Rujukan Perdamaian Dunia

Unwahas – Bertepatan dengan peringatan Hari Santri, 22 Oktober 2019, Unwahas kembali menggelar seminar internasional. Seminar bertemakan Islam Nusantara menampilkan narasumber Prof. Karel Steenbrik dari Belanda, Prof. Magdy Behman dari USA, serta Prof. Noor Achmad dari Majelis Ulama Indonesia. Seminar bertajuk the 4rd Annual International Seminar and Conference on Global Issues 2019 (ISCoGI 2019) ini mengupas tentang “Islam Nusantara and Challenge of Radical Islam in the Global World”.

 

Behmen menuturkan tentang radikalisme yang dipengaruhi oleh banyak faktor, diantaranya faktor ekonomi.  “Untuk menghindari gerakan radikal ini, dibutuhkan perencanaan dan kontrol yang sangat ketat dari masyarakat dan lembaga yang berwenang,” ungkap professor dari Eastern Mennonite University, Virginia ini.

 

Sementara itu, Karel Steenbrik dari Utrecht University, menyoroti tentang konsep radikalisasi dan terorisme, upaya deradikalisasi, serta berbagai gerakan radikal di dunia yang sudah tersebar ke berbagai negara seperti di Eropa.

 

Islam Nusantara dengan prinsip toleran, moderat, proporsional, dan berkeadilan akan mampu membentengi umat dari faham radikalisme, liberalisme, serta faham lainnya yang tidak sejalan dengan Ahlussunnah wal Jamaah. Secara khusus Noor Achmad, narasumber dari MUI, menekankan bahwa Islam dengan prinsip yang seperti itulah yang dibutuhkan di berbagai belahan dunia menuju perdamaian global.

“Islam yang toleran sedang dicari oleh masyarakat di berbagai negara,” tandas sekretaris MUI pusat ini.

 

Dalam sambutannya di acara pembukaan, Rektor Unwahas, Prof. Mahmutarom mengemukakan bahwa prinsip toleran yang diajarkan oleh Nahdlatul Ulama sangat sesuai untuk membawa perdamaian dunia tanpa radikalisme. Acara yang diselenggarakan di salah satu hotel di Semarang ini diikuti oleh ratusan peserta diantaranya dari praktisi, peneliti, mahasiswa, serta masyarakat umum. Demikian penjelasan Dr. Nur Cholid, Ketua Panitia ISCoGI. (Humas)

Islam Toleran jadi Rujukan Perdamaian Dunia
logo-kampus-merdeka
1 : 00 AM

Hour
Minutes
AM PM
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12