Berita
Universitas Wahid Hasyim

post thumbail
28 Agustus 2023

    Gelar Karnaval Budaya 2023, Unwahas Ajak Mahasiswa Cintai Kebudaya Indonesia

    UNWAHAS – Masih dalam rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-23, Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang menggelar Karnaval Budaya 2023 pada Kamis (24/8) pagi. Karnaval yang bertajuk kebudayaan Indonesia tersebut diikuti lebih dari 1.500 peserta yang terdiri dari kelompok KKN ke-30 Unwahas serta keluarga besar civitas academica.

    Rektor Unwahas Prof. Dr. KH. Mudzakkir Ali, MA menjelaskan karnaval budaya tersebut merupakan kegiatan tahunan untuk menyemarakan dies natalis serta HUT kemerdekaan Indonesia “semangat kemerdekaan yang selaras dengan semangat dies natalis Unwahas ini kita jadikan semangat dalam membangun peradaban bangsa yang lebih baik lagi melalui pendidikan” ungkapnya. Unwahas sabagai perguruan tinggi di Kota Semarang saat ini telah menjelma menjadi perguruan tinggi yang besar, bukan hanya dari segi infrastrutur namun juga dari segi jumlah mahasiswa yang terus meningkat.

    Gelar karnaval budaya tahun ini pertama kali digelar di kawasan Kampus 2 Unwahas Gunungpati, dengan menempuh jarak kurang lebih 2 kilometer peserta karnaval memperkenalkan kembali  budaya Indonesia seperti pakaian adat, seni pertunjukan dan tradisi lainnya kepada masyarakat sekitar “kami mengajak mahasiswa dan masyarakat sekitar untuk lebih mengenal sekaligus mencintai kebudayaan Indonesia, baik dari segi pakaian adat atau seni pertunjukan lainnya” pungkasnya.

    Sementara itu Ketua LP2M sekaligus Ketua panitia KKN ke-30 Unwahas Dr. Ali Martin menambahkan, tahun ini Unwahas telah menerjunkan 1.006 mahasiswa KKN baik dalam negeri maupun luar negeri “karnaval budaya ini sekaligus sebagai simbolis penarikan mahasiswa KKN kami di daerah, untuk dapat kembali ke kampus dan mengikuti jalannya proses akademik selanjutnya” ungkapnya. Beberapa wilayah seperti Boja, Limbangan, dan Karimunjawa serta negara Jepang dan Malaysia menjadi titik pengabdian mahasiswa Unwahas pada tahun ini.

    Muhammad Rafi Maulana Abdi mahasiswa KKN wilayah Karimunjawa mengaku senang mengikuti serangkaian acara karnaval sekaligus penarikan KKN ke-30 “seru banget acaranya, jadi bisa temu kangen dengan teman-teman dan mengenalkan budaya Indonesia ke masyarakat” ungkapnya. Rafi bersama kelompoknya memperkenalkan pakaian khas dari Karimunjawa yang masuk dalam bagian Kabupaten Jepara yaitu tenun ikat torso kepada masyarakat sekitar “kebetulan kami semua dari Jepara, jadi kita pengen ngenalin lagi kain khas Jepara dengan baju dari bahan dasar ikat troso Jepara” ungkapnya. Selain Rafii kelompok KKN lain serta civitas academica Unwahas memperkenalkan budaya dari daerah lain seperti Magelang, Temanggung, Blora, Bali, Semarangan dan masih banyak lagi. “semoga acara karnaval kaya gini selalu diadain tiap tahunnya dan lebih seru lagi mungkin bisa dikasi hiburan band dengan bintang tamu artis lainnya” pungkasnya. (DNY)

Gelar Karnaval Budaya 2023, Unwahas Ajak Mahasiswa Cintai Kebudaya Indonesia
logo-kampus-merdeka