UNWAHAS – Dosen Institut Islam Nahdlatul Ulama (Inisnu) Temanggung Husna Nashihin telah mengikuti ujian terbuka program doktor di Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang, pada Jumat (17/12) siang. Rektor Unwahas Prof KH Mudzakir Ali mengatakan, Husna Nashihin akan mempertahankan disertasinya berjudul ‘Model Pendidikan Islam Pada Lansia’ (Studi di Pesantren Sepuh Magelang, Taman Lansia Al-Jadid Fi Sabilillah Yogyakarta, dan Pesantren Lansia Permata Yogyakarta) di depan tujuh orang penguji. “Sebelum Husna Nashihin, Program Pascasarjana Unwahas telah meluluskan empat doktor di bidang pendidikan Islam, kami berharap tahun depan jumlah mahasiswa program doktor yang menyelesaikan studinya semakin banyak dibanding tahun 2021 yang hanya tiga orang,” kata Prof Mudzakir di Semarang, Kamis .
Disampaikan, ujian atau sidang terbuka Husna dilaksanakan di Aula Gedung Dekanat Lantai enam Kampus I Unwahas, Jl Menoreh Tengah Sampangan Semarang. Dia menambahkan, 7 penguji itu adalah Rektor Unwahas sebagai ketua sidang, Prof KH Mahmutarom Harun (Direktur Pascasarjana) sebagai sekretaris sidang, Prof Maragustam Siregar, Prof Sangkot Sirait, Hj Sari Hernawati, Ifada Retno Ekaningrum, dan Nur Cholid.
Pjs Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Inisnu Temanggung Hamidulloh Ibda mengatakan, keberhasilan Husna menyelesaikan studi program strata 3 (S-3) di Unwahas diharapkan dapat memicu para dosen Inisnu Temanggung untuk terus berupaya keras meningkatkan kemampuan dan profesionalismenya. “Saat ini Inisnu Temanggung sedang bersiap membuka program pascasarjana strata dua (S-2). Dijadwalkan program ini akan dibuka tahun 2022, gedung perkuliahannya juga tengah dikebut pembangunannya,” terangnya. Sejumlah lima orang doktor ujarnya, sudah menyatakan kesiapannya untuk memperkuat program sarjana Inisnu. Mereka itu Baedlowi, Muh Baihaqi, Siti Qomala Khayati, Rokhmad, dan Sugi. “Sebentar lagi, Pak Husna akan menyelesaikan studi doktornya dan kembali ke Temanggung untuk memperkuat pascasarjana,” pungkasnya. (JT.NU-16/12)