Berita
Universitas Wahid Hasyim

LPPM Universitas Wahid Hasyim dan PT PNM Cabang Semarang Perkuat UMKM melalui Program Pengabdian “MBA MAYA” di Semarang Utara
06 Feb 2026

LPPM Universitas Wahid Hasyim dan PT PNM Cabang Semarang Perkuat UMKM melalui Program Pengabdian “MBA MAYA” di Semarang Utara

Semarang 06/02 — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) bekerja sama dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Semarang secara resmi menggelar Program Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk MBA MAYA (Membina dan Memberdayakan) sebagai langkah strategis dalam memperkuat kapasitas kewirausahaan, manajemen usaha, serta ketahanan ekonomi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kegiatan pembukaan program tersebut dilaksanakan pada Jumat, 6 Februari 2026, bertempat di Aula Kecamatan Semarang Utara, dan diikuti oleh 40 pelaku UMKM binaan Program Mekaar PNM yang berasal dari wilayah Semarang Utara dan sekitarnya.

Program MBA MAYA merupakan bentuk sinergi nyata antara perguruan tinggi, BUMN pembiayaan, dan pemerintah daerah dalam mendorong penguatan ekonomi kerakyatan berbasis pemberdayaan masyarakat. Kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai forum seremonial, tetapi sebagai ruang pembelajaran dan pendampingan yang aplikatif dan berkelanjutan bagi pelaku UMKM, khususnya dalam menghadapi tantangan usaha di tengah dinamika ekonomi, keterbatasan akses informasi, serta tuntutan adaptasi digital.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Camat Semarang Utara, Siwi Wahyuningsih, S.E., M.M., yang dalam sambutan dan arahannya menegaskan bahwa UMKM memiliki peran strategis sebagai tulang punggung perekonomian daerah dan penyangga ketahanan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, menurutnya, penguatan UMKM harus dilakukan secara komprehensif melalui kolaborasi lintas sektor, tidak hanya dari sisi permodalan, tetapi juga peningkatan kapasitas sumber daya manusia, literasi keuangan, dan kemampuan manajerial. Pemerintah Kecamatan Semarang Utara menyambut positif pelaksanaan Program MBA MAYA dan berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas dan daya saing UMKM di wilayahnya.

Ketua LPPM Universitas Wahid Hasyim, Dr. Agus Riyanto, S.IP., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Program MBA MAYA (Membina dan Memberdayakan) merupakan model pengabdian masyarakat yang dikembangkan LPPM Unwahas secara terstruktur, sistematis, dan berorientasi pada kebutuhan riil pelaku UMKM. Ia menjelaskan bahwa sepanjang bulan Februari 2026, LPPM Unwahas akan melaksanakan lima kali kegiatan pendampingan UMKM di berbagai lokasi, dengan total sasaran 200 pelaku UMKM. Program ini diharapkan mampu memperluas dampak pengabdian perguruan tinggi sekaligus memperkuat peran Unwahas sebagai mitra strategis pembangunan ekonomi masyarakat.

Lebih lanjut, Dr. Agus Riyanto menegaskan bahwa keterlibatan dosen dan akademisi dalam Program MBA MAYA tidak hanya sebagai narasumber, tetapi juga sebagai pendamping yang memberikan solusi berbasis keilmuan, pengalaman empiris, dan riset terapan. Pendampingan ini mencakup penguatan kewirausahaan, tata kelola usaha, pencatatan keuangan, hingga strategi pengembangan usaha yang berkelanjutan, sehingga UMKM tidak hanya bertahan, tetapi mampu tumbuh dan naik kelas.

Sementara itu, perwakilan PT Permodalan Nasional Madani Cabang Semarang menjelaskan bahwa Program Mekaar merupakan program pembiayaan inklusif yang dipadukan dengan pendampingan intensif dan berkelanjutan, khususnya bagi pelaku usaha mikro perempuan. Kolaborasi dengan LPPM Universitas Wahid Hasyim melalui Program MBA MAYA dinilai sangat strategis karena memperkuat aspek non-finansial UMKM, seperti literasi keuangan, manajemen usaha, dan pemanfaatan teknologi digital. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem UMKM yang lebih kuat, mandiri, dan berdaya saing.

Dalam sesi materi, peserta mendapatkan pembekalan mengenai literasi keuangan, pencatatan keuangan usaha, serta strategi pemasaran digital yang disampaikan secara praktis dan mudah dipahami oleh M. Fatchurrohman, S.H.I., M.E. Materi ini dirancang sesuai dengan karakteristik usaha mikro, sehingga peserta diharapkan mampu menerapkan langsung dalam aktivitas usahanya, mulai dari pemisahan keuangan pribadi dan usaha, pencatatan sederhana yang akuntabel, hingga pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi dan perluasan pasar.

Kegiatan pendampingan juga diwarnai dengan sesi diskusi interaktif dan tanya jawab yang berlangsung dinamis. Para peserta aktif menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi dalam menjalankan usaha, mulai dari keterbatasan modal, pengelolaan keuangan, hingga strategi pemasaran. Antusiasme peserta mencerminkan tingginya kebutuhan UMKM terhadap pendampingan yang berkelanjutan dan berbasis solusi praktis.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, panitia menyelenggarakan pembagian doorprize dan souvenir sebagai bentuk apresiasi kepada peserta, sekaligus memperkuat suasana kebersamaan dan semangat kolaboratif. Melalui pelaksanaan Program Pengabdian MBA MAYA (Membina dan Memberdayakan) ini, LPPM Universitas Wahid Hasyim dan PT Permodalan Nasional Madani Cabang Semarang berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mencetak UMKM yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan, serta mendukung penguatan ekonomi lokal di Semarang Utara sebagai bagian dari pembangunan ekonomi nasional yang inklusif dan berkeadilan.

Daftar Disini! Daftar Disini Butuh Bantuan? Helpdesk