Suasana aula Kampus Unwahas Kalipancur pagi itu begitu ramai dengan mahasiswa. Kampus yang biasanya untuk kegiatan perkuliahan Pascasarjana, hari itu begitu meriah dengan mahasiswa berbagai talenta yang dimilikinya.
Monolog, lagu barat, lagu Indonesia, sholawatan, seni beladiri, puisi, teatrikal, serta dai adalah beberapa bakat yang ditampilkan oleh para peserta. Acara bertajuk NU Channel Got Talent goes to Universitas Wahid Hasyim ini berlangsung Sabtu (12/10/2019) dibuka oleh Wakil Rektor bidang Akademik Unwahas Dr. Andi Purwono
Dalam sambutannya, Andi Purwono menyambut baik acara ini. “Acara ini sangat bagus bagi pengembangan bakat para mahasiswa,” katanya.
Menurut Imam Pituduh direktur NU Channel, kegiatan pencarian bakat ini adalah bagian dari langkah Nahdlatul Ulama dalam mewadahi peran santri dengan kegiatan yang positif. Hal ini sekaligus sebagai gerakan antiradikalisme.
“Bakat para santri Unwahas dapat disalurkan dalam kegiatan yang positif, bukan dengan gerakan radikalisme,” paparnya. Santri bukan hanya mengaji namun sosok yang multitalenta, serba bisa. Disamping untuk mengisi peran di film The Santri, para peserta terpilih juga dapat berkontribusi dalam kegiatan NU di tingkat nasional. “Akan kita fasilitasi untuk pengembangan bakat para santri melalui pendidikan khusus,” cetusnya.
Jaringan NU terus diperluas melalui berbagai media. Salah satu diantaranya adalah dengan adanya NU Chanel melalui kanal media sosial berbasis video. Acara serupa juga digelar di kantor Pengurus Wilayah NU Jawa Tengah pada malam harinya, dan dilanjutkan Ahad (13/10) di Ponpes Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo, Magelang.