UNWAHAS – Penerjunan KKN Universitas Wahid Hasyim kembali dilaksanakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Wahid Haysim. KKN ke-27 tahun akademik 2021/2022 kali ini masih dilakukan secara daring melalui aplikasi Zoom dan ditayangkan langsung melalui Youtube, mengingat masih dalam suasana pasca pandemi Covid-19. Acara yang disiarkan langsung dari ruang rapat lantai 6 Gedung Dekanat tersebut dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Wahid Hasyim Bapak Prof. Dr. H Mudzakkir Ali, MA, Wakil Rektor I Bidang Akademik Bapak Dr. H Andi Purwono, S.Ip.,M.Si, Wakil Rektor IV Bidang Kerjasama Bapak Dr. Ir. H Helmy Purwanto, S.T,.M.T, Ketua LP2M Bapak Dr. Ali Martin, S.Ip.,M.Si, dan diikuti secara daring oleh pendamping KKN dan seluruh peserta KKN Ke-27 Universitas Wahid Hasyim.
Dalam laporannya Ketua LP2M Universitas Wahid Hasyim Bapak Dr. Ali Martin, S.Ip.,M.Si menyampaikan bahawa ada sebanyak 304 Mahasiswa yang terdaftar dalam penerjunan KKN kali ini, yang diharapkan mampu membaur bersama Masyarakat. Beliau menambahkan jika KKN kali ini mengambil tema Kolaborasi Mahasiswa dan Masyarakat dalam Membangun Ekonomi Umat. Tema tersebut diambil sesuai dengan tujuan KKN kali ini, yaitu membantu Masyarakat pasca pandemi Covid-19. Harapanya Mahasiswa dapat memberikan program yang dapat meningkatkan perekonomian Masyarakat atau penanganan dalam bidang yang lain pasca pandemi Covid-19.
Selain melakukan penerjunan pihak LP2M nantinya akan melakukan monitoring rutin kepada seluruh peserta KKN. Kegiatan KKN sendiri merupakan kegiatan rutinan Universitas Wahid Hasyim sebagai salah satu wujud pengamalan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian Masyarakat. Akan ada dua gelombang KKN yang sudah terjadwal dalam semester Gasal dan Genap.
Rektor Universitas Wahid Hasyim Bapak Prof. Dr. H Mudzakkir Ali, MA menerangkan jika jumlah peserta KKN semester Gasal tidak sebanyak semester Genap “Jumlah peserta KKN semester Gasal ini tidak terlalu banyak dibanding semester Genap yang dapat mencapai 1500 bahkan hampir 2000 peserta, untuk itu diharapkan peserta dapat lebih fokus dalam berkolaborasi dengan Masyarakat setempat” ungkapnya. Beliau juga menjelaskan jika pandemi yang telah berlangung dua tahun ini cukup membuat perekonomian Masyarakat menjadi kalangkabut, sehingga nantinya peserta KKN diharapkan dapat memberikan sumbangsih ide atau gagasan, hingga pendampingan dalam wujud program KKN. Selain itu juga Beliau berpesan untuk terus dapat menjaga nama baik pribadi, keluarga dan almamater selama menjalankan KKN dimasyarakat sebulan kedepan.
Menariknya dalam penerjunan KKN kali ini, secara simbolis dilakukan oleh Rektor dengan melakukan scaning telapak tangan pada layar TV besar yang telah disediakan. (DNY)